Archives

  • Siaran Pers 5 Desember 2008

    April 24, 2009

    FINALIS ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2008 RESMI DIUMUMKAN HARI INI

    Diumumkan Pula Penghargaan Khusus bagi Jurnalis Muda Berbakat serta Media Paling Partisipatif

    Jakarta, 5 Desember 2008 – Panitia Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) 2008 hari ini secara resmi mengumumkan nama para peserta yang berhasil lolos ke babak final. Bertempat di Restoran Kembang Goela, Oscar Motuloh, Effendi Gazali, dan Don Bosco mewakili anggota dewan juri mengumumkan nama finalis dari kategori reportase investigatif, humaniora, dan foto berita.

    Dari hasil rapat yang baru berlangsung Kamis kemarin(4/12), Dewan Juri Final Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008 sepakat hanya 2 kandidat yang dianggap layak untuk lolos sebagai finalis bidang Sosial kategori Reportase Investigatif.
    Dengan demikian, jumlah finalis media cetak/online dan foto berita tahun ini adalah 53 orang. Dari ke 53 orang tersebut, 17 diantaranya berasal dari luar Jakarta seperti Aceh, Makassar, Pontianak dan Surabaya.

    Banyaknya nama-nama baru yang bermunculan tahun ini semakin membuktikan meratanya kualitas insan pers Indonesia, terutama di daerah-daerah. Sementara itu, media yang merajai nominasi kali ini diantaranya adalah Kompas dengan 6 finalis, kemudian Gatra dengan 5 finalis dan 4 finalis dari Pantau.

    Di tahun ketiganya, ajang kompetisi jurnalistik yang diprakarsai oleh PT HM Sampoerna Tbk. ini telah menerima 1.057 karya yang dikirimkan oleh 274 jurnalis dari sedikitnya 100 media yang beroperasi di Indonesia.

    Selain karya jurnalistik cetak, online dan foto, Anugerah Adiwarta Sampoerna tahun ini juga melebarkan cakupan kategorinya bagi karya jurnalistik televisi.

    ”Keikutsertaan media televisi tahun 2008 ini merupakan pencerminan dari semakin meningkatnya antusiasme rekan media di Indonesia terhadap ajang kompetisi persembahan PT HM Sampoerna Tbk. Selain itu, tahun ini kami juga mencoba menaikkan kualitas karya jurnalistik yang dikompetisikan dengan cara membatasi pengiriman bagi masing-masing peserta,” kata Niken Rachmad, Direktur Komunikasi PT HM Sampoerna Tbk.

    Tahun ini, AAS juga mempersembahkan penghargaan khusus bagi jurnalis muda berbakat dan media paling partisipatif.

    ”Kami gembira bahwa tidak hanya wartawan senior saja yang mampu menghasilkan karya-karya berkualitas, namun semakin banyak pula jurnalis muda dengan pengalaman menulis kurang dari 2 tahun yang memiliki kualitas serta dedikasi yang sama baiknya dengan para senior mereka,” tambah Niken.

    Sementara itu, penghargaan bagi media paling partisipatif diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dorongan yang diberikan oleh media kepada para wartawannya untuk terus meningkatkan kualitas karya mereka melalui kompetisi jurnalistik ini.

    Mengenai karya-karya finalis tahun ini, Oscar Motuloh selaku salah satu dewan juri berita foto mengatakan,”Untuk penyelenggaraan yang ketiga ini, karya-karya foto yang masuk sangat luar biasa sehingga ketika memasuki ruang penjurian, semua foto seperti menonjol. Inilah kelebihan kamera digital. Saya juga melihat bahwa sekarang,  kepekaan jurnalis foto semakin tinggi Terus terang, saya dan rekan saya Firman Ichsan butuh waktu lama untuk menentukan pemenangnya. Sayangnya, kencederungan yang kami lihat, terkadang teks yang mendampingi foto tidak mewakili foto itu sendiri.”

    Sedangkan Effendi Gazali selaku salah satu anggota dewan juri final yang juga pakar komunikasi ini berpendapat,”Dalam ilmu komunikasi kontemporer, pers tidak lagi semata dilekatkan dengan teori-teori social responsibility. Kini pers dipertautkan dengan teori-teori media accoutability. Intinya, publlik tidak hanya berharap bahwa pers akan menjalankan tanggung jawab sosialnya. Tapi publik juga punya inisiatif dan kekuatan memaksa agar pers semakin akuntabel, misalnya melalui tuntutan hukum atau penegakan etika. Lewat ajang AAS, PT HM Sampoerna Tbk., telah memberi sarana bagi para jurnalis untuk meningkatkan kualitas karyanya sehingga bisa memenuhi tuntutan publik.”

    Pengumuman pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2008 sendiri akan diselenggarakan di Hotel Crowne Plaza pada hari Kamis, 11 Desember 2008 mendatang.  Ratusan tokoh pers dan pelaku media direncanakan hadir pada puncak penghargaan bagi insan media di Indonesia ini.

    Tentang Anugerah Adiwarta Sampoerna


    Anugerah Adiwarta Sampoerna adalah sebuah ajang penghargaan dan kompetisi bergengsi bagi jurnalis Indonesia sejak tahun 2006. Ajang ini diadakan oleh Sampoerna untuk menghargai karya-karya jurnalistik yang diharapkan dapat memotivasi para jurnalis dan pewarta foto untuk meningkatkan kualitas karya mereka.

No Responses to “Siaran Pers 5 Desember 2008”

Leave a Reply

Name (required)
Mail (will not be published) (required)
Website