Archives
-
Siaran Pers 12 Desember 2006
April 24, 2009
ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2006 MASUKI BABAK FINAL
Tiga puluh empat karya jurnalistik terbaik berkompetisi meraih Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 pada 15 Desember mendatang
Jakarta, 12 Desember 2006–Ajang Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) 2006 akhirnya memasuki babak final. Setelah diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2006 lalu, kini telah terpilih 30 finalis dan 34 karya jurnalistik yang berpeluang menjadi salah satu dari 12 pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006. Malam Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 sendiri akan dilangsungkan di Hotel Sheraton, Surabaya, pada tanggal 15 Desember 2006.
Sebanyak 13 karya dari total 34 karya yang berhasil lolos ke babak final merupakan hasil reportase rekan-rekan media di luar Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas karya rekan-rekan media di daerah sangat patut untuk diperhitungkan. Bahkan Nopiyanti, wartawan dari harian Nusa Bali, berhasil menyabet nominasi untuk 4 kategori sekaligus, yaitu kategori hardnews olahraga, feature olahraga, hardnews ekonomi/bisnis, dan hardnews sosial.
“Saya tidak menyangka mendapat nominasi sebanyak ini. Tetapi saya bahagia dengan hasil tersebut, terutama karena saya termasuk orang baru dalam dunia kewartawanan,” kata Nopiyanti. “Semoga dengan menjadi nominasi terbanyak dapat memotivasi saya untuk menghasilkan karya jurnalistik yang lebih baik lagi, serta bisa memantapkan diri saya untuk berkarir sebagai wartawan.”
Tiga puluh empat (34) karya yang lolos ke babak final Ajang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 telah berhasil menyisihkan total 638 karya yang diterima oleh Panitia Penyelenggara Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 sejak tanggal 9 Februari– 15 November 2006.
Dewan Juri AAS 2006—yang digawangi nama-nama besar seperti Rosihan Anwar, Effendi Gazali, Dedy Nur Hidayat, Yosep Adi Prasetyo (Stanley), Faisal Basri, Raksaka Mahi, Oscar Motuloh, Firman Ichsan, Abdisuryaningati, Erry Seda, Bens Leo, Suka Hardjana, Sumohadi Marsis, Sam Lantang, dan Niken Rachmad ini—mengaku persaingan paling ketat terjadi dalam kategori feature.
“Karya feature yang masuk tahun ini benar-benar memiliki kualitas yang baik,” ujar Stanley dari Institut Studi Arus Informasi (ISAI). “Karya-karya feature ini, terutama feature sosial, memiliki cara penulisan dan gaya bertutur yang baik, serta mampu memberikan laporan yang mendalam dan menyajikan kritik yang membangun, sesuai dengan salah satu kriteria penialaian AAS 2006.”
“Sangatlah penting jika wartawan dapat berpikir out-of-the-box,” demikian dikatakan Faisal Basri, salah satu anggota dewan juri AAS 2006 untuk bidang ekonomi/bisnis. “Hal ini berarti seorang wartawan dapat menemukan pendekatan yang berbeda dalam memberitakan suatu kejadian, sehingga berita tersebut memiliki unsur yang dapat membedakannya dari berita-berita lain yang sejenis.”
Nama-nama nominator Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 dari setiap kategori dan bidang adalah sebagai berikut::
Seni dan Musik
Hardnews
Arianto SP – Metro Banjar
Adi Marsiela – Suara Pembaruan
Tasman Banto – Tribun Timur
Feature
Ipik Tanoyo – Bali Post
Arie MP Tamba – Jurnal Nasional
Bambang Sulistyo – Gatra
Foto Berita
Boy Harjanto – Indo Pos
Yudhi Sukmawijaya – Jurnal Nasional
Olahraga
Hardnews
Dodi Syah Putra – Padang Ekspress
Bastian Alkaf – Mata Banua
Nopiyanti – Nusa Bali
Feature
Adi Prinantyo – Kompas
Yudhi Febiana Oktaviadhi – Bola
Nopiyanti – Nusa Bali
Foto Berita
Danu Kusworo – Kompas
Afriadi Hikmal – Behind The Screen
Sugeng Deas – Jawa Pos
Ekonomi / Bisnis
Hardnews
Josephus Primus – Kompas Cyber Media
Nopiyanti – Nusa Bali
Rana Akbari Fitriawan – Tempo News Room
Feature
Iwan Ungsi - Jawa Pos
Irwan Andri Atmanto – Gatra
Heri Susanto – Tempo
Foto Berita
Hasiholaan Siahaan – LKBN Antara
Lucky Pransiska – Kompas
Sosial
Hardnews
Yuniar – HU Singgalang
Nopiyanti – Nusa Bali
Adi Marsiela – Suara Pembaruan
Feature
Arif Adi Kuswardono – Tempo
Metta Dharmasaputra – Tempo
Irawan Santoso – Forum
Foto Berita
Raditya Helabumi – Kompas
Lasti Kurnia – Kompas
Crack Palinggi – Reuters
Dalam ajang AAS 2006, peserta bebas mengirimkan hasil karyanya dalam kategori dan subkategori yang tersedia.
Dua belas (12) pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2006 berhak atas piala AAS 2006 serta uang tunai sebesar Rp. 18.000.000,- ; sementara para finalis berhak atas sertifikat AAS 2006 serta uang tunai sebesar Rp. 2.700.000,-.
***
Sampoerna untuk Media
Sampoerna untuk Media merupakan program kepedulian sosial Sampoerna yang bertujuan untuk mendukung perkembangan media di Indonesia. Sampoerna melihat bahwa media adalah salah satu bagian penting dari berkembangnya masyarakat madani yang demokratis. Media merupakan ujung tombak dari peradaban modern; karena melalui media, publik dapat memperoleh berbagai informasi yang penting dan berguna bagi kehidupan mereka sehari-hari. Melalui media pula perusahaan mendapatkan informasi dan berkomunikasi dengan publik secara luas.
Sampoerna memiliki keinginan untuk terlibat secara langsung dalam upaya-upaya meningkatkan kualitas insan pers Indonesia. Sampoerna untuk Media bertujuan untuk memotivasi serta mengapresiasi peran para jurnalis di Indonesia yang telah menghasilkan karya-karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan secara konsisten memberikan berbagai informasi yang berguna bagi masyarakat luas.
Tentang Anugerah Adiwarta Sampoerna
Anugerah Adiwarta Sampoerna adalah sebuah ajang penghargaan dan kompetisi bergengsi bagi jurnalis Indonesia. Ajang ini diadakan oleh Sampoerna untuk menghargai karya-karya jurnalistik yang diharapkan dapat memotivasi para jurnalis dan pewarta foto untuk meningkatkan kualitas karya mereka.