FINALIS AAS 2009 KATEGORI FOTO BERITA DAN TELEVISI RESMI DIUMUMKAN HARI INI
Karya yang semakin berkualitas menyulitkan juri Cetak/Online dalam memilih finalis
Jakarta, 24 November 2009 – Setelah melalui rapat penjurian akhirnya juri final Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) 2009 sepakat untuk meloloskan 24 karya sebagai finalis khusus untuk dua kategori yaitu Televisi dan Foto Berita.
Dewan juri Foto Berita dan Televisi Anugerah Adiwarta Sampoerna 2009 mengakui bahwa tahun ini terjadi peningkatan dari sisi kualitas dibandingkan karya-karya sebelumnya. Firman Ichsan, selaku salah satu dewan juri berita foto, mengatakan, “Setiap tahunnya, selalu terjadi peningkatan kualitas untuk karya foto yang masuk, demikian juga untuk tahun ini. Dari sisi estetika terjadi kemajuan yang cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Yang perlu mendapat catatan adalah karena yang dilombakan adalah foto berita, saya melihat jurnalis seringkali kesulitan untuk mendapatkan kesempatan serta waktu yang tepat untuk mengambil momen, dan hal ini berpengaruh pada kualitas foto itu sendiri. Namun, secara rata-rata, seluruh foto yang masuk untuk AAS tahun ini sangat baik.”
Kesulitan menentukan finalis dirasakan oleh dewan juri final Cetak/Online kategori Liputan Investigatif dan Liputan Kemanusiaan. Rapat final dewan juri yang berlangsung Senin (23/11) malam harus berhenti dengan kenyataan beberapa bidang belum memiliki finalis. Hingga sore ini (24/11), dewan juri Cetak/Online kategori Liputan Investigatif dan Liputan Kemanusiaan masih belum berhasil menentukan finalis untuk sejumlah bidang dikarenakan ketatnya kualitas karya-karya yang masuk. Panitia berharap seluruh finalis untuk kedua kategori ini sudah dapat diumumkan ke publik besok (25/11).
Secara statistik, dalam penyelenggaraannya yang ke-empat, terjadi peningkatan dari segi jumlah karya sebanyak 122 yang diterima panitia AAS 2009 dibandingkan AAS 2008. Pada AAS 2008, total karya yang diterima sebanyak 1.014 sementara untuk AAS 2009 sebanyak 1.136 karya. Dari segi jumlah peserta, AAS 2009 diikuti oleh 193 jurnalis dimana diantaranya banyak wajah-wajah jurnalis yang baru pertama kali ikut.
Pengumuman pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2009 sendiri akan diselenggarakan di Gran Ballroom XXI Djakarta Theater pada hari Kamis, 3 Desember 2009 mendatang. Ratusan tokoh pers dan pelaku media direncanakan hadir pada puncak penghargaan bagi insan media di Indonesia ini.
——————
Mengenai Anugerah Adiwarta Sampoerna
Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) merupakan sebuah ajang penghargaan dan kompetisi bergengsi tahunan bagi para jurnalis Indonesia. Diadakan pertama kali pada tahun 2006, ajang ini diadakan oleh PT HM Sampoerna Tbk. untuk mengapresiasi karya-karya jurnalistik, yang diharapkan dapat memotivasi para jurnalis untuk terus meningkatkan kualitas karya mereka.
Anugerah Adiwarta Sampoerna 2009 memiliki kategori, yaitu liputan investigatif dan liputan kemanusiaan, dimana kategori liputan kemanusiaan menggantikan kategori humaniora pada AAS 2008. Meskipun demikian, kategori liputan investigatif dan liputan kemanusiaan ini masih dapat menampung jenis artikel hardnews maupun feature. Kategori televisi di tahun ini pun terbagi menjadi dua bidang, yaitu reportase investigatif dan dokumenter.
Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
PANITIA PENYELENGGARA ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2009
Maverick | Jl. Balitung III Nomor 8 Kebayoran Baru – Jakarta 12110 | Tel. (021) 727 898 33 | Fax. (021) 727 898 34 | Email: aas@maverick.co.id | Blog: http://anugerahadiwarta.org
NAMA-NAMA FINALIS ANUGERAH ADIWARTA SAMPOERNA 2009
KATEGORI FOTO BERITA
Bidang Ekonomi & Bisnis:
• M. Safir Makki - Jakarta Globe. Judul Karya: “Gimme Shelter”
• Jurnasyanto Sukarno – Jakarta Globe. Judul Karya: “Trade Suspension”
• Moch. Subechi Nurcahyo – Jawa Pos. Judul Karya: “Demi Rp. 69 Milyar”
Bidang Politik:
• Yudhi Sukma Wijaya – Jakarta Globe. Judul Karya: “Squeaky Clean”
• M. Yuniadhi Agung – Kompas. Judul Karya: “Aksi Kubur Diri”
• Susanto – Media Indonesia. Judul Karya: “Gugatan Ditolak”
Bidang Hukum:
• Jurnasyanto Sukarno – Jakarta Globe. Judul Karya: “The Serial Killer”
• Khalsa Alkalis – Harian National News. Judul Karya: “Baju Tahanan”
• M. Safir Makki – Jakarta Globe. Judul Karya: “Faces in the Crowd”
Bidang Sosial:
• Tony Hartawan – Koran Tempo. Judul Karya: “Anak Gusuran”
• Sutanta Aditya – Harian Global Medan. Judul Karya: “Histeris”
• Ade D. Irawan – Bali Pos Group (Bisnis Jakarta & Suluh Indonesia). Judul Karya: “Menerjang Rob”
Bidang Seni & Budaya:
• Yudhi Sukma Wijaya – Jakarta Globe. Judul Karya: “Baca Mantra”
• Yudhi Sukma Wijaya – Jakarta Globe. Judul Karya: “Refleksi Seniman Batik”
• Bambang E. Ros – Kapanlagi.Com. Judul Karya: “Woow…”
Bidang Olahraga:
• Abdul Malik MSN – Majalah Gatra. Judul Karya: “Aku Menang”
• Andika Wahyu Widyantoro – LKBN Antara. Judul Karya: “Balap Sepeda”
• Eko Suswantoro – Surabaya Post. Judul Karya: “Nasib Pengadil yang Tak Adil”
KATEGORI TELEVISI
Dokumenter
• “Andalas Pulang Kampung”, Program Atlas, RCTI
• “Tarian Merdeka dari Bantar Gebang”, Program Di Antara Kita, TPI
• “Banci Demi Nafkah”, Program Urban, RCTI
Investigatif
• “Operasi Alpha: 32 Skyhawk Dari Israel & Sinerji Intelijen Indonesia (2 eps)”, Program Secret Operation, Metro TV
• “Menggadaikan Jasa Serumpun Melayu”, Secret Operation, Metro TV
• “Skandal Limbah PMI, Program Telaah”, Astro Awani
