Archives

Archive for July, 2009

  • Kreatif jadi Jurnalis

    July 15, 2009

    Oleh: Snezana

    Menjadi jurnalis ternyata tidak hanya membutuhkan rasa ingin tahu, pantang menyerah, dan keinginan untuk memberitakan berbagai informasi kepada masyarakat luas. Ternyata, menjadi jurnalis juga membutuhkan kreatifitas dalam mencari berita! Kreatifitas di sini tentunya bukan kreatifitas dalam arti negatif, tapi kreatifitas positif dalam mencari berita. Jika narasumber ternyata sulit didekati, panggung acara sudah dipenuhi oleh rekan jurnalis lain, maka dekatilah speaker!! Suara yang direkam juga cukup jelas, dan yang pasti Anda tidak perlu berdesakan dengan puluhan rekan jurnalis lain.

    picture-13

    Bagaimana dengan Anda, apakah Anda mau berbagi cerita kreatif Anda dalam mencari berita, rekan pers?

  • Pesta Demokrasi dan Demokrasi Pers

    July 09, 2009

    Oleh: Snezana

    Pasal kekerasan terhadap pekerja pers bukanlah hal baru. Tetapi alangkah ironisnya ketika Indonesia sedang merayakan Pesta Demokrasi tanggal 8 Juli 2009, salah satu pemberitaan yang mewarnai surat kabar hari itu adalah adanya teror terhadap wartawan di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Kornelis Rahalaka, direktur dan wartawan di majalan bulanan Diaspora yang berkedudukan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, hari Selasa 7 Juli kemarin melaporkan adanya kasus teror terhadapnya kepada Polres Manggarai Barat.

    Bentuk teror yang diterimanya antara lain SMS ancaman dan datangnya belasan preman ke rumahnya sambil menggedor-gedor, melempari atap dengan batu dan berteriak-teriak. Teror ini diterimanya berkaitan dengan pemberitaannya mengenai pemberian izin penambangan di Batugosok, NTT.

    Sebelum teror terhadap Rahalaka, sudah beberapa kali terjadi kasus teror dan kekerasan terhadap jurnalis, antara lain kasus Julia (Juni 2009), Obby (Februari 2008), Agus dan Heri (Mei 2005), dan yang paling menggemparkan, Udin (Agustus 1996).

    70661_demo_wartawan_di_sejumlah_daerah_tolak_kekerasan_thumb_300_225

    (more…)

  • Media dongkrak antusiasme masyarakat terhadap Pemilu 2009

    July 07, 2009

    Oleh: Snezana

    During a campaign the air is full of speeches — and vice versa.

    Demikian bunyi sebuah kutipan yang tampaknya dapat menggambarkan pendapat kebanyakan masyarakat berkenaan dengan pelaksanaan Pemilu 2009. Selama masa kampanye, udara dipenuhi oleh berbagai pidato — dan sebaliknya, pidato tersebut kerap dianggap penuh dengan udara kosong.

    Namun demikian, menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden   (Pilpres) 2009 ini, pandangan ini cenderung bergeser. Walaupun sebagian masyarakat masih merasa kurang puas dengan jalannya Pemilu Legislatif (Pileg) serta kampanye Pilpres, namun Pilpres kali ini mendapat tanggapan yang cukup positif dan lebih memberikan harapan. Selain itu,  kelihatannya antusiasme masyarakat meningkat pada Pilpres kali ini sehingga jumlah Golput bisa ditekan hingga lebih rendah ketimbang jumlah golput pada Pileg 2009 yang mencapai 40%.

    pemilu

    Meningkatnya antusiasme masyarakat pada Pilpres ini tidak terlepas dari peran media massa selama masa kampanye dan pemilihan, baik legislatif maupun presiden-wakil presiden. Liputan media massa membantu memberikan informasi pada masyarakat, terutama pada Pilpres, melalui, misalnya, publikasi visi dan misi serta siaran langsung debat capres dan cawapres. (more…)

  • Jurnalis & Twitter: Pribadi Atau Profesional?

    July 03, 2009

    Oleh: Waraney

    Rekan wartawan, apakah Anda punya account di Twitter? Kalau punya, apakah Anda menggunakannya hanya untuk kepentingan pribadi, atau juga untuk membantu pekerjaan Anda sebagai wartawan?

    Serangan teroris di Mumbai, India, dan demonstrasi-demonstrasi yang dipicu dugaan kecurangan pemilihan umum di Iran hanyalah sedikit dari sekian banyak contoh kasus yang menunjukkan bahwa ada saat-saat tertentu dimana social media dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh media-media konvensional.

    Dalam krisis politik di Iran, dengan semakin ketatnya kontrol pemerintah terhadap akses informasi dari dalam dan keluar negeri, serta semakin terbatasnya gerak-gerik wartawan dalam dan luar negeri, satu-satunya sumber dan saluran informasi bagi publik dan media massa adalah social media.

    Twitter homepage

    (more…)