- Hanny
on Video: Testimoni Pemenang Anugerah Adiwarta Sampoerna 2009 - Hanny
on AAS 2009 - The Jakarta Globe - Hanny Kusumawati on Serba-Serbi: AAS Punya Cerita
- Revdy Iwan Syahputra
on Serba-Serbi: AAS Punya Cerita - Anugerah Adiwarta Sampoerna - on RUU Rahasia Negara: Setelah Direvisi. Masihkah Dipertanyakan?
- Adhi Kusumaputra
- Algooth
- Andi Muhyidin
- Andrew Greene
- Anugerah “Nugie” Perkasa
- Asep Setiawan
- Bagja Hidayat
- Eddy Mesakh
- Ika Maya
- Jarar Siahaan
- Jurnalis NTT
- Kelik M. Nugroho
- Manda La Mendol
- Marwan Azis
- Merry Magdalena
- Okky P. Madasari
- Pepih Nugraha
- Ratna “Atta” Ariyanti
- Samiaji Bintang
- Taufik Hidayat
- Wienda Parwitasari
- Zaky Yamani
- Zeynitta Gibbons
Masih bertanya-tanya bagaimana cara mengunduh formulir pendaftaran AAS dari blog ini? Bagi Anda yang kurang familiar dengan pengunduhan file melalui blog ini, berikut adalah langkah-langkahnya:
- Lihat ke kolom di sebelah kanan monitor komputer Anda dan klik ikon yang bertuliskan Download (kuning dengan gambar pena) Baca selengkapnya …
Sebuah karya jurnalistik baik tulisan maupun gambar pada derajat tertentu mampu menyodorkan informasi menjadi fakta yang menggugah publik. “Wartawan lebih powerful daripada anggota DPR,“ demikian ungkapan sutradara, produser, dan budayawan Arswendo Atmowiloto dalam pembukaan Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) 2008, Kamis (27/03) pekan lalu.
Wartawan, lanjut Arswendo, bisa menulis tentang banyak hal dan menggerakkan banyak orang untuk melihat realita sosial yang ada dan melakukan perubahan ke arah yang lebih positif. Hal yang belum mampu dilakukan bahkan oleh anggota DPR sekalipun. Baca selengkapnya …
Bagi mereka yang sudah pernah berpartisipasi dalam ajang AAS sebelumnya, mungkin timbul pertanyaan–mengapa pada ajang AAS tahun ini kategori hardnews dan feature berubah menjadi reportase investigatif dan humaniora?