Archives

  • Pesan dari Pemenang Anugerah Adiwarta 2011

    December 27, 2011

  • Malam Penghargaan Anugerah Adiwarta 2011 : Opini Publik Tidak Boleh Dijajah oleh Siapapun

    December 14, 2011

     

    Suasana meriah terasa pada Malam Penghargaan Anugerah Adiwarta 2011 yang berlangsung Kamis (8/12) di Financial Hall Ballroom, Graha Niaga, dihadiri oleh lebih dari 200 undangan, yang terdiri dari tokoh media, perwakilan organisasi pers, dan jurnalis. Selain kemeriahan dari pengisi acara, teriakan-teriakan dari para pemenang dan pendukung-pendukungnya juga turut memeriahkan suasana.

    Di awal-awal acara, Orasi Budaya dengan tema Monopoli Media oleh Rocky Gerung menyuarakan semangat pers untuk menjaga demokrasi. Rocky menegaskan bahwa jika ada kutukan terhadap pers, maka kutukan tersebut untuk pers. “Kita harus menjaga agar opini publik tidak boleh dijajah oleh siapapun,” ujarnya.

    Semangat Rocky bersahut dengan laporan Dewan Juri yang disampaikan Ade Armando.  “Mulai malam ini dan tahun-tahun berikutnya, Anugerah Adiwarta Sampoerna akan dikenal sebagai Anugerah Adiwarta. Perubahan ini merupakan upaya dalam mengokohkan independensi ajang penghargaan yang telah memasuki tahun keenamnya ini, serta mengundang pihak-pihak lain untuk berpartisipasi mengembangkan Anugerah Adiwarta menjadi semakin besar dan berkualitas.

    (more…)

  • Inilah Dia Nama-Nama Pemenang Anugerah Adiwarta 2011!

    December 09, 2011

    Bertempat di Financial Hall Ballroom, Graha Financial tadi malam (8/12), Malam Penghargaan Anugerah Adiwarta 2011 digelar. Dari 60 finalis yang lolos, 23 pemenang dipilih oleh dewan juri Kategori Cetak/Online, Foto Berita dan Televisi. Inilah nama-nama pemenang Anugerah Adiwarta 2011:

    (more…)

  • Siaran Pers 5 Desember 2011

    December 05, 2011

    Siaran Pers

    Finalis Kategori Foto Berita dan Cetak/Online Anugerah Adiwarta Sampoerna 2011 Diumumkan Hari Ini

    Karya Liputan Investigatif Banyak yang Belum Memenuhi Kriteria

     

    JAKARTA, 2 Desember 2011 – Setelah melalui proses penjurian yang cukup memakan waktu serta melibatkan perdebatan yang panjang, mulai dari penjurian semi final hingga final, dewan juri Anugerah Adiwarta Sampoerna (AAS) 2011 berhasil menentukan 48 finalis untuk Kategori Foto Berita dan Cetak/Online.

    Tahun ini, meskipun jumlah media nasional yang berpartisipasi berada di bawah jumlah media lokal, namun media nasional mendominasi perolehan tempat. Dari 48 finalis, 35 diantaranya diduduki oleh jurnalis dari media nasional dan koresponden media internasional, sementara 13 sisanya berasal dari media lokal.

    Ada beberapa catatan dari anggota dewan juri AAS 2011. Oscar Motulloh, anggota dewan juri untuk Kategori Foto Berita mengatakan bahwa tahun ini, karya-karya yang masuk memiliki kekuatan pada caption (judul foto). ”Banyak partisipan yang berhasil merancang judul foto yang menggugah pada karyanya, disamping komposisi, warna, teknik, dan kekinian adalah beberapa indikator yang juga mereka gunakan sebagai dasar penilaian,” ujarnya.

    Secara khusus, Atmakusumah Astraatmadja, anggota dewan juri final AAS 2011, menyoroti perkembangan yang terjadi di Kategori Cetak dan Online Liputan Investigatif. Menurut Atmakusumah, yang tahun ini adalah tahun keduanya menjabat sebagai juri final bidang jurnalistik, bahwa dari seluruh liputan investigatif yang masuk, sedikit sekali yang benar-benar bisa dikatakan karya investigatif. ”Beberapa syarat utama liputan investigatif diantaranya harus ada skandal yang diungkap bagi kepentingan masyarakat umum dan juga ada proses penelusuran yang dilakukan oleh jurnalis atau media itu sendiri. Hal ini yang masih jarang saya dapatkan walaupun tahun ini jumlah keseluruhan karya liputan investigatif yang masuk ke panitia meningkat dibanding tahun lalu,” ujar Atmakusumah.

    Faisal Basri, anggota dewan juri final untuk bidang Ekonomi dan Bisnis melihat dari sisi yang lain. Dia melihat banyak karya Kategori Cetak dan Online, khususnya untuk bidang Ekonomi dan Bisnis, yang menggambarkan keoptimismean. ”Hal ini seakan mendobrak tesis yang ada selama ini bahwa bagi media, bad news is good news,” ujarnya.

    Berikut adalah daftar nama finalis Anugerah Adiwarta Sampoerna 2011 untuk Kategori Foto Berita dan Cetak/Online:

    (more…)

  • Inilah Finalis Kategori Televisi Anugerah Adiwarta Sampoerna 2011!

    Tahun ini, Anugerah Adiwarta Sampoerna menerima total 100 karya untuk Kategori Televisi, terdiri dari 27 karya TV nasional liputan dokumenter, 19 karya TV nasional liputan investigatif, 37 karya TV lokal liputan dokumenter, dan 17 karya TV lokal liputan investigatif. Dari 100 karya, dewan juri Kategori Televisi AAS 2011 telah memilih total 12 finalis.

    “Tahun ini, karya-karya televisi lokal kualitasnya justru melebihi televisi nasional. Terlihat sekali bahwa lebih ada upaya dari televisi lokal untuk menghasilkan karya-karya berkualitas. Sementara televisi nasional justru kualitasnya menurun, malah berkesan hanya sekadar kejar tayang.” Demikian pendapat umum seluruh juri televisi AAS 2011 ketika melakukan penilaian terhadap seluruh karya yang berlangsung hari ini, 5 Desember 2011.

    Inilah daftar nama finalis Kategori Televisi AAS 2011:

    (more…)